- Sebelum diolah, daging sebaiknya dipotong-potong terlebih dahulu sesuai dengan kebutuhan dan keinginan Anda.
- Setelah dipotong-potong kemudian cuci daging hingga bersih.
- Setelah dibersihkan, beri parutan 2-3 potong buah nanas.
- Kemudian rebuslah daging yang telah diberi parutan buah nanas dengan menggunakan air santan, atau kalau tidak ada air santan, dapat juga menggunakan air biasa. Rebus hingga daging matang dan empuk.
- Setelah daging matang kemudian angkat daging dari air rebusan, dan daging pun siap diolah menjadi berbagai hidangan yang anda inginkan. Niscaya daging akan cepat empuk dan rasanya pun bertambah Lezat
Senin, 19 Oktober 2009
Agar Daging Cepat Empuk
Agar Kaldu Segar dan Sehat
- Ambil daging ayam / sapi, cucilah bersih sampai tidak ada lendir maupun darah tersisa.
- Rebus air sampai mendidih, masukan daging ayam / sapi. Masaklah sampai daging empuk.
- Angkat daging dari panci dan bersihkan air kaldu dari kerak berwarna kehitaman yang kadang tersisa menempel di pinggir-pinggir panci.
- Lakukan ini sampai kaldu benar-benar bersih. Barulah air kaldu siap untuk dipakal memasak.
- Niscaya masakan Anda akan terasa segar gurih dan sedap. Kunci penting lainnya; jangan memasukan daging ke dalam air yang masih dingin, masukkan daging setelah air sudah mendidih
Membuat Sate Lebih Empuk
- Sebelum dibakar, lumuri daging sate yang sudah ditusuk dengan sedikit tepung kanji.
- Pada saat dibakar, jangan sampai daging terkena api secara langsung. Proses pada saat membakarnya harus hati-hati. Jangan terlalu lama tapi cukup sampai dagingnya berubah warna saja. Bisa juga dengan bantuan daun pepaya, daging yang akan disate sebelum ditusukkan ke tusuk sate sebaiknya dibungkus dengan menggunakan daun pepaya selama ± 20 menit. Setelah diperam lalu sate dapat ditusukkan dan kemudian siap dibakar.
- Agar tidak amis daging yang akan digunakan untuk membuat sate dapat direndam dengan menggunakan air kelapa. Cara ini hanya berlaku untuk daging kambing, ikan tongkol.
- Atau dapat juga menggunakan nanas seperti cara dibawah ini:
- Ambil 1 buah nanas matang, kupas hingga bersih dan buatlah jus nanas.
- Kemudian rendam daging yang sudah ditusuk ke dalam air nanas (jus nanas), biarkan 5-10 menit.
- Setelah direndam lalu sate sudah dapat dibakar seperti biasa
- Jangan merendam daging lebih dam 10 menit, karena daging akan mudah hancur.
Pengolahan (Memasak) Yang Tepat
Dari kelima tehnik memasak tersebut yang patut diperhatikan adalah waktunya. jangan sampai terlalu lama. Baik itu direbus, dikukus, dipanggang, atau digoreng. Merebus dan mengukus terlalu lama dapat menghilangkan kandungan vitamin yang larut dalam air seperti B dan C. Cara merebus yang paling baik adalah dengan mendidihkan air terlebih dahulu, kemudian baru masukkan bahan makanannya dan rebuslah selama 2-3 menit saja.
Demikian pula untuk proses menggoreng dan memanggang. Umumnya yang digoreng dan dipanggang adalah bahan makanan yang mengandung protein. dalam keadaan kering dan renyah protein jadi mudah dicerna. sebisa mungkin, hindari proses menggoreng dan memanggang yang terlalu lama sebab dapat menyebabkan kandungan proteinnya malah sulit dicerna.
Blanching
1. Masak air hangat mendidih
2. Masukkan sayur mayur yang sudah bersih, rebus hingga titik hijau (atau warna lain) yang dikehendaki, lalu segera angkat serentak, dan langsung dicelupkan kedalam air dingin (air es).
Mengapa harus dilakukan Blanching ?
Blanching dimaksudkan untuk mendapatkan kematangan yang persis seperti dikehendaki oleh juru mask. Tehnik memasukkan sayur rebus kedalam air dingin adalah untuk menghentikan proses pematangan.
Seperti di ketahui, sayur mayur bila direbus lalu diangkat masih dalam keadaan panas, proses pematangan tetap berlangsung. sehingga didapat sayuran yang berwarna coklat dan terlalu matang.
Tehnik ini sangat bermanfaat terutama disaat memasak dalam jumlah banyak. Contoh soal, membuat Cap Cay untuk 100 orang.
Misalkan yang akan dijadikan campuran Cap Cay adalah Wortel, Buncis, Bunga Kol, sawi. Hitung total sayuran sesuai kebutuhan.
Lakukan proses blanching pada setiap sayuran Cap Cay tadi secara sendiri sendiri. jadi rebus Buncis, blannching ! dan seterusnya.
Mengolah Steak
Dalam konteks daging sapi komersial, maka daging yang "bagus" adalah daging sirloin atau tenderloin yang empuk, montok, dan juicy,
Sebenarnya, tingkat "kealotan" daging bisa diakali dengan memilih daging yang tidak terlalu tebal dan sedikit dipukul sebelum dibumbui.
Ada dua tehnik dasar dalam memasak steak, R u b b i n g dan M a r i n a t i n g
Tehnik Rubbing adalah : menaburi daging dengan garam dan merica, kemudian langsung di Grill. Beberapa ada yang menambahkan bubuk jinten untuk mempengaruhi rasa.
Tehnik Marinating adalah : merendam daging dalam bumbu / saus dengan komposisi minyak, asam, gula, dan rasa. Minyak berguna untuk mengkilapkan, asam berguna untuk melunakan daging, sementara gula memberi efek warna. Untuk rasa, bisa dipilih sesuai rasa. Bisa asin, pedas, barbeque, dan semacamnya.
Untuk dasar, kita bisa menggunakan campuran minyak goreng (sebagai minyak), saus tomat (untuk asam), kecap manis atau madu (sebagai gula), dan garam serta merica hitam bubuk (sebagai rasa). Kombinasinya tergantung selera. Yang jelas, jangan terlalu banyak kecap atau madu, karena daging bisa cepat hangus. Kalau menginginkan aroma barbeque, cari saja perasa barbeque seperti liquid smoke di pasaran. Nah, setelah rendaman tadi terasa pas, masukkan daging dan diamkan sekitar dua jam supaya meresap. Setelah itu, daging siap di Grill.
Supaya Daging Tidak Keras
Daging Yang Cocok Untuk Dibakar
Daging yang pas dibakar adalah daging sapi, kambing, ikan, udang, ayam. Untuk daging sapi, pilih daging has dalam agar lebih empuk. Untuk daging kambing, pilih yang tidak banyak mengandung otot atau urat. Ayam bisa dipilih bagian dada atau sayap. Tetapi untuk rasa, daging paha jauh lebih enak. Agar bisa matang dan empuk, pilih paha yang tidak terlalu besar ukurannya.
Mengolah Daging BBQ
Untuk ikan, udang dan cumi, waktu perendaman tidak perlu selama itu. satu atau dua jama sudah cukup karena ketiganya lebih mudah menyerap bumbu.
Selama dibakar, daging sebaiknya sering-sering dioleskan bumbu perendam.